ILMU PELET PENGIKAT PASANGAN

Sejarah Ilmu Pelet & pengasihan
Ilmu pelet
telah dikenal oleh masyarakat Indonesia khususnya wilayah Jawa sejak
zaman nenek moyang dahulu sekitar abad 450 SM. Ilmu pelet sama seperti
ilmu yang lainnya, untuk mendapatkan ilmu pelet terdapat beberapa lelaku
atau ritual khusus yang harus dijalankan oleh peminta ilmu pelet
tersebut.
Secara umum,
pelet dipahami sebagai cara supranatural yang dilakukan melalui sebuah
laku batin (tirakat) ataupun memanfaatkan benda-benda yang diyakini
memiliki kekuatan gaib. Bangsa kita mungkin tak asing lagi dengan
istilah pelet tersebut. Akan tetapi, tentunya, setiap daerah mengenal
istilah ini dengan nama yang berbeda.
Ilmu pelet
tersebar luas di seluruh wilayah indonesia. Ilmu pelet pun memiliki
beberapa cabang. Cabang ilmu pelet ini diklasifikasikan berdasarkan
perbedaan bacaan, mantra atau sarana pelet yang digunakan. Setiap daerah
memiliki ilmu pelet dengan mantra yang berbeda-beda dan juga dengan
sarana yang berbeda-beda pula.
Jika menilik
istilah pelet, banyak kalangan yang meyakini bahwa istilah itu
terinspirasi dari nama tokoh legenda perempuan jaman dahulu yang
terkenal yaitu “Nini Pelet” dalam legenda gunung ceremai.
Sejarah
menceritakan bahwa nini pelet adalah tokoh yang merebut kitab “Mantra
Asmara” ciptaan tokoh sakti yang bernama “ki Buyut Mangun Tapa” yang
makamnya di desa mangun jaya, indramayu, jawa barat. Dalam kitab
tersebut tertulis segala macam rahasia mengenai cinta, asmara, pelet dan
pengasihan. Salah satu dari isi kitab tersebut yang terkenal adalah
“Ajian jaran goyang” yang dikenal ampuh untuk memikat hati lawan jenis.
Ajian jaran goyang tersebut masih di pelejari oleh banyak orang sampai
saat ini.
Berbicara tentang ilmu pelet tentu
tidak lepas dari kesan mistis di dalamnya. Mengingat, bahwa ilmu pelet
dikaitkan dengan ilmu hitam. Ilmu pelet sampai saat ini masih sangat
populer di mata masyarakat. Baik kalangan atas maupun masyarakat awam.
Ilmu pelet dikenal sebagai ilmu untuk memikat atau menaklukkan hati
seseorang (lawan jenis).
Kesulitan
dalam mencari pasangan membuat seseorang memakai cara instan untuk
memikat hati pujaannya agar bisa jatuh ke pangkuan. Salah satunya adalah
dengan menggunakan sarana ilmu pelet cinta.
BURUNG GAGAK TOMBAK PARA JIN
Itulah
sebabnya, terkadang saat melihat pasangan yang sangat berbeda jauh
bagaikan langit dan bumi. Contoh sederhananya adalah si gadis cantik
dari keluarga kaya bisa menjalin kasih dengan pemuda miskin yang
bertampang biasa saja. Kondisi tersebut sering dianggap sebagai hubungan
yang tak seimbang atau terjadi ketimpangan sosial. Bahkan, jika pada
waktu kumpul dengan orang-orang misalnya, pasti sering disertai candaan
konyol seperti; pakai pelet apa? dukun mana? media apa? dll’’.
Sampai kini,
masih banyak orang berlomba-lomba mencari ilmu pelet sakti paling ampuh
agar hajatnya segera terwujud. Ilmu pelet yang mereka cari seperti ; ilmu pelet ampuh, ilmu pelet terbaik, ilmu
pelet wanita, ilmu pelet birahi, ilmu pelet ampuh tanpa puasa, ilmu
pelet jaran goyang, ilmu pelet lewat foto, pelet jarak jauh, ilmu
pengasihan, ajian pengasihan, dan lain sebagainya agar memahami
bagaimana cara memikat hati lawan jenis.
Yang sangat
mengejutkan sampai saat ini adalah sebuah fenomena bahwa “ilmu pelet”
ternyata memiliki banyak sekali peminat, bahkan menjadi sebuah kebutuhan
dasar manusia yang haus akan cinta. Ilmu pelet bisa dipakai tidak
peduli dari kalangan kaum laki-laki yang yang ingin mengikat hati para
wanita, maupun seorang wanita yang ingin membuat lelaki tergila-gila
seolah-olah terpesona melihat wajah ayu parasnya.
Ilmu pelet
biasanya bekerja melalui alam bawah sadar seseorang. Banyaknya peminat
ilmu pelet ini sebenarnya menggambarkan jika masalah asmara atau masalah
percintaan bagi sebagian besar manusia merupakan masalah yang sangat
pelik. Maka daripada itu banyak orang yang menggunakan jasa / ilmu pelet
dan pengasihan.
Ilmu pelet memang tidak diragukan lagi
fungsinya untuk membuat orang lain bisa tergila-gila dan jatuh hati
kepada pemakainya. Akan tetapi, imbas dari pengamalan ilmu pelet yang
kurang tepat dapat menyebabkan penerima ilmu pelet tersebut menjadi
terganggu keadaan psikologisnya hingga terkena gangguan kejiwaan.
Sifat Ilmu Pelet & pengasihan yang sebenarnya
Untuk
mengetahui bagaimana sifat sesungguhnya tentang ilmu pelet, mungkin ini
bisa sedikit membuka wawasan Anda tentang ilmu pelet:
- Reaksi sangat cepat, kurang dari 24 jam langsung bisa dibuktikan khasiatnya.
- Reaksinya sangat keras sehingga orang yang terkena pelet tidak lagi berpikir secara rasional.
- Daya tahan cinta hasil pelet hanya berlangsung kurang lebih selama 41 hari (bisa diperpanjang).
- Pelet bisa digunakan untuk hal kebaikan, main-main atau untuk tujuan jahat sekalipun, sesuai niat dari peminta ilmu pelet.
- Pelet hanya bisa digunakan untuk mempengaruhi satu orang dalam suatu waktu.
Sifat Pengasihan / Mahabbah
- Reaksi lambat antara 21-101 hari.
- Sifat kasih sayang yang dihasilkan sangat lembut hingga seorang yang terkena pengasihan tidak terganggu
- Pengasihan dapat digunakan untuk mempengaruhi banyak orang sekaligus (bersifat umum)
- Daya tahan tidak terbatas waktu, Hanya berhasil bila bertujuan baik, untuk dinikahi, menyadarkan pasangan selingkuh dll.
Apa yang membedakan ilmu pelet dan pengasihan?
Secara umum,
perbedaan yang paling signifikan antara pengasihan dan pelet terletak
pada jangka waktu. Pelet khasiatnya berjangka waktu relatif lebih
pendek, sedangkan ilmu pengasihan khasiatnya dapat bertahan selama
beberapa waktu. Pelet langsung dapat terlihat pengaruhnya, sedangkan
pengasihan / Mahabbah memerlukan beberapa waktu untuk dapat bereaksi,
begitu pula dengan hasil dan sifatnya pun juga berbeda.
Bagaimana jika kedua ilmu tersebut di satukan?
- Sifat kasih sayang yang di hasilkan akan relatif lembut namun akan bereaksi sangat cepat, akurat dan aman.
- Yang pertama tentu soal jangka waktu akan menjadi lebih singkat, antara 3 – 11 hari akan mulai bereaksi.
- Daya tahan cinta tak berbatas waktu (permanen).
- Bisa untuk mempengaruhi khusus satu orang saja dan juga bisa untuk mempengaruhi banyak orang (umum), tergantung keinginan dan kebutuhan.












0 komentar:
Posting Komentar